Selasa, 28 Juli 2009
Lomba Cerdas Cermat Al Qur,an IV LPPTQ Istiqlal di Unisula Semarang
Pada hari Ahad 26 Juli 2009, LPPTQ (Lembaga Pendidikan Pelatihan Terjemah Al Qur'an) Istiqlal Jakarta untuk wilayah Jateng dan DIY bekerjasama dengan UNISULA Semarang mengadakan lomba cerdas cermat Al Qur,an IV. Acara tersebut diikuti oleh peserta pelatihan terjemah Al Qur,an dari beberapa daerah di Jateng dan DIY antara lain dari Cilacap, Banyumas, Purwokerto, Purbalingga, Purworejo, Kendal, Semarang, Solo, Klaten dan Yogyakarta. Para peserta bukanlah anak pesantren tapi semua lapisan masyarakat diantaranya ibu-ibu Rumah Tangga bahkan banyak yang umurnya lebih dari 60 tahun, pegawai negri, polisi, dokter, perawat, guru, mahasiswa, pelajardll. mereka antusias sekali belajar Al Qur,an bahkan sampai Nahwu Shorofnya ( Grammarnya). Yang menjadi pemenang mendapatkan Bonus Umroh. adapun Juara I adalah dari Mahasiswa UNISULA, Juara II dari Minomartani Yogyakarta, Juara III dari Kendal. Pembukaan acara tersebut di Aula Fakultas Kedokteran, dan dibuka oleh Dekan Fak. Agama Islam mewakili rektor yang ketika itu beliau masih sakit. kemudian pelaksanaan lomba di Fakultas Tehnologi Industri.
Rabu, 22 Juli 2009
Khataman Kitab Shohih Buchori,Masjid Riyadh Solo(2009)

Pada hari Senin 20 Juli 2009 bertepatan dengan tanggal 27 Rojab, di Zawiyah masjid Riyadh Solo ( Rumah Al Habib Anis bin Al Habsyi diadakan khataman Bukhori yang sudah menjadi tradisi tahunan, Kitab tersebut di baca mulai bulan Jumadil Akhir.
Sekitar pukul 8 pagi para hadirin pencinta Roisululloh sudah mulai hadir sementara alunan sholawat yang diiringi dengan Rebana sudah mulai di aunkan menambah semarak acara tersebut, sekitar pukul 10.45 acara dimulai dengan pembacaan baba akhir dari kitab Buchori di baca secara bergiliran, dan di akhiri dengan pembacaan do'a dan nasehat Al habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi, yang di baca oleh putra Habib Anis yaitu Habib Alwi bin Anis bin Alwy Al Habsyi.
Acara berikutnya ada salah seorang putra Alawiyiin yang tabarukan mengadakan akad nikah di acara tersebut.
Acara tersebut di akhiri dengan tausiyah yang disampaikan oleh al Habib Najib bin Thoha Assegaf, yang isinya diantaranya beliau mengajak untuk memberhatikan anak-anak perempuan kita supaya menjaga aurotnya, dan hati-hati dalam menggunakan internet (facebook) yang banyak digunakan dalam hal-hal yang melanggar sar'i.
Jumat, 10 Juli 2009
Metode dakwah rosul SAW
Ada sebuah riwat hadits, dalam kitab nasehatnya Habib Muhammad bin Hadi Assegaf, alkisah ada seorang A'robi datang kepada Rosul, dia berkata," wahai Rosul saya mau masuk Islam, tapi saya tidak bisa meninggalkan zina, kalau selain zina saya masih bisa meninggalkan , tapi kalau zina saya tidak bisa meninggalkannya. Kemudian Rosul berkata, " masuklah kamu ke dalam Islam, setelah laki-laki tad masuk Islam Rosul mulai menasehatinya, beliau berkata, "maukah kamu jika saudara perempuanmu dizinai orang lain?, maukah jika ibumu dizinai orang lain? maukah jika anak perempuanmu dizinai orang lain? laki-laki a'robi tadi menjawab, "tidak mau wahai Rosul,"! Rosululloh berkata," Perempuan yang kamu zinai itu juga saudara perempun seseorang, ibunya seseorang dan juga anak perempuan seseorang, sejak saat itu A'robi tadi bertaubat dan menjadi lak-laki yang sholeh berkat metode dakwahnya Rosululloh SAW.
Senin, 06 Juli 2009
Reuni Kedua SMP Negeri Bener Kelas III A Angkatan 1990 (2009)

Kemarin waktu liburan sekolah, pada hari Ahad, 28 Juni 2009, teman-temanku di SMP N Bener dulu ngajak untuk reuni, yang di adakan di salah satu pemancingan ikan di Purworejo. Acara tersebut diprakarsai oleh mas Haryanto, mbak Siti Alimah dan Mas Moh. Fajar, mereka bertiga ini yang sibuk wira-wiri mnghubungi teman-teman (ngumpule balung pisah). Ini adalah reuni yang kedua setelah 16 tahun yang lalu yaitu tahun 1993 ketika kami masih SMA, yang kebetulan kata Pak Bambang kelas kami III A, adalah sebagai percobaan untuk kelas favorit, dan banyak dari kita yang masuk di SMAN 1 Purworejo. Jadi reuni ni sekaligus reuni SMP dan SMA. Alhamdulillah pada reuni ini sudah banyak perubahan karena kebanyakan sudah keluarga, dan emosinya sudah stabil sehingga enak untuk di ajak shering. dan para ibu-ibunya juga sudah pakai pakaian Islami semua, tidak seperti dulu, orang pakai jilbab kadang masih malu. Semoga silaturohim kita bisa langgeng dan bermanfaat. Amin
Kamis, 04 Juni 2009
Shofwatut Tafaasir di Masjid Assegaf
Syeikh Muhammad Ali As Shobuni(Muallif Kitab Shofwatut Tafaasir)
Di masjid Assegaf, Jl. Kapten Mulyadi, Wiropaten Pasar Kliwon, Solo, pada tiap hari Sabtu pagi jam: 06.00 sampai jam 07.00 WIB ada kajian rutin pembacaan Kitab Shofwatut Tafaasir karya ulama besar dari Saudi Arabia Syakh Ali Asshobuni. Qori'nya adalah Habib Najib bin Thoha Assegaf, kajian tersebut sudah berjalan sekitar 8 tahun, semakin hari peserta pengajian semakin bertambah banyak karena beliau menyampaikannya dengan hati yang bersih dan tulus sehingga para jama'ah bisa mengambil manfaat dari kajian tersebut, setelah selesai pembacaan tafsir dilanjutkan pembacaan kitab dari nasehat-nasehatnya Al Habib Muhammad bin Hadi, dan diakhiri dengan pembacaan Qosidah dan do'a bersama yang dipimpin oleh Imam Masjid Assegaf yaitu Habib Jamal bin Abdul Qodir Assegaf.
Bagi para santri yang gemar dan cinta kepada ilmu kitab tersebut patut dimiliki karena ditulis dengan bahasayang mudah di faham, disusun secara sistematis, adapun gambaran umum dari isi kitab tersebut adalah sebagai berikut:
Bagi para santri yang gemar dan cinta kepada ilmu kitab tersebut patut dimiliki karena ditulis dengan bahasayang mudah di faham, disusun secara sistematis, adapun gambaran umum dari isi kitab tersebut adalah sebagai berikut:
- Muqodimah surat, berisi tentang apa yang akan dibahas dalam surat tersebut, jenis surat,hubungan dengan surat sebelumnya dll.
- Lughoh, tentang kata-kata yang sulit dalam ayat yang akan dibahas.
- Asbaabun Nuzul bagi ayat yang ada asbabun nuzulnya.
- Beberapa ayat beserta tafsirnya.
- Fawaid, tentang beberapa faidah yng berkenaan dengan ayat tersebut menurut para ulama.
- Hadits yang ada sangkut pautnya dengan ayat tersebut.
- Balaghoh, tinjauan ayat yang dibahas dari segi balaghoh( Sastra).
Jumat, 29 Mei 2009
Solo Bersholawat
Jumat, 29 Mei 2009, sehabis sholat Isya' di Masjid Agung Surakarta, sudah di penuhi para jama'ah yang hadir dari Solo Raya dan sekitarnya bahkan jama'ah dari Ahbabul Musthofa pimpinan Habib Syaikh bin Abdul Qodir Assegaf yang dari luar Solo juga hadir, seperti Kudus, Demak, Jepara, Pekalongan , Tegal, Yogyakarta. Walaupun hujan turun tetapi mereka tetap antusias dalam rangka cinta terhadap Rosululloh SAW. Dan juga para jama'ah menanti kehadiran toko Sufi Internasional Syaeikh Muhammad Hisyam Al Ka'bani dari Amerika Serikat. Pada malam tersebut ada dua sisi yang berbeda yang terjadi di kota Solo, yaitu Solo bersholawat di Masjid Agung yang di hadiri sekitar 10 sampai 15 ribu jama'ah, dan yang satunya di Pasar Gede ada acara kampanye Mega Prabowo.
Kurang lebih pukul 8 malam rombongan Syeikh Hisyam hadir di majlis bersamam Habib Syaikh dan tamu-tamunya Syaikh Hisyam diantaranya ada yang dari Iran, Pakistan, Eropa dan jamaah beliau di Indonesia yaitu Al Haqqani Jakarta. Sungguh bergetar ketika aku melihat wajah-wajah orang bule yang soleh. bersinar wajah-wajah mereka karena mencintai Rosululloh SAW. Suara rebana bersautan mengiringi kumandang Sholawat yang keluar dari mulut-mulut hamba Alloh yang mencintai Rosululloh SAW dalam rangka menyambut kedatangan tamu-tamu Rosululloh SAW.
Setelah para tamu duduk di panggung kehormatan alunan sholawat dan syair-syair dikumandangkan, para jama'ah melantunkan juga bakhan banyak dari mereka yng hafal walaupun ada juga yang tidak tahu arti apa yang mereka baca, tetapi berkat cinta mereka terhadap Rosul banyak yang meneteskan air mata seakan akan Rosul hadir dihadapan mereka. Tanpa aku sadari aku juga meneteskan air mata ingat akan dosa-dosaku, seakan-akan aku ini hina sekali dihadapan Allah dan Rosulnya. apalagi pas mahalul Qiyam terasa sekali hadirnya Ruh Rosululloh SAW.
Selesai sholawat Syaikh Hisyam memberikan tausiyahnya yang lansung disiarkan melelui internet ke seluruh penjuru dunia, oleh karena iti beliu menggunakan bahasa Arab dan Inggris dan di terjemahkan oleh murid beliau dengan bahasa Indonesia. Diantaranya tausiahnya beliau berpesan bahwa Rosululloh SAW cinta terhadap orang yang tidak hidup di zaman beliau tapi percvaya dan cinta terhadap Rosul, dan Rosul rindu kepada mereka, kemudian beliau juga mengungkapkan bahwa setetes air mata yang menetes ketiak menyebut Rosululloh SAW akan menyebabkan api neraka tidak menjilatnya. Diriwatkan ada seorang A'robi (badui) tanya sama rosul tentang kapan hari Kiamat, rosul menjawab ," apakah yang akan enkau persiapkan untuk mrnghadapinya, badui itu menjawab , " aku tidak punya bekal apa-apa kecuali aku cinta kepadamu wahai rosul," cintanya badui tadi terhadap rosul akan menyebabkan keharoman api neraka menjilatnya,
Kemudian beliau mengajak kepada jamaah untuk ingat akan 2 perkara yang agung yaitu, adanya surga dan neraka, serta untuk bersegera bertaubat kepada Alloh SWT kalau mengaku sebagai umat Muahammad dan cinta kepada beliau, bahkan beliau mengisahkan Nabi Dawud AS pernah melakukan kesalahan, kemudian beliau bertaubat kepada Alloh sampai lupa makan dan mengasingkan diri ke hutan dan bersama-sama para binatang beristighfar kepada Alloh, begitu juga Rosululloh SAW melakukan sholat amalam sampai bengkak dan keluar darah telapak kaki beliau, walaupun beliau sudah ma'sum dan diampuni dosa yang akan datang dan dosa yang dahulu.
di akhir acara Habib Syaikh mengucapkan terima kasih kepada Syaikh Hisyam dan semua pihak yang membantu terlaksananya acara tersebut, dan diakhiri dengan do'a dari Simbah Kyai Salman ( Mursyid Thoriqoh Naqsabandiyah dari Popongan Klaten), walaupun suara beliau tidak kedengaran tapi banyak jama'ah yang meneteskan air mata, itu berkat daripada keiklasan beliau dalam bermunajat kepada Allaoh swt. Kemudian do'a diteruskan oleh Habib Syaikh bin Abdul Qodir Assegaf.dan diakhiri denagn Fatihah oleh Syaikh Hisyam Al; Ka'baniy.
Kurang lebih pukul 8 malam rombongan Syeikh Hisyam hadir di majlis bersamam Habib Syaikh dan tamu-tamunya Syaikh Hisyam diantaranya ada yang dari Iran, Pakistan, Eropa dan jamaah beliau di Indonesia yaitu Al Haqqani Jakarta. Sungguh bergetar ketika aku melihat wajah-wajah orang bule yang soleh. bersinar wajah-wajah mereka karena mencintai Rosululloh SAW. Suara rebana bersautan mengiringi kumandang Sholawat yang keluar dari mulut-mulut hamba Alloh yang mencintai Rosululloh SAW dalam rangka menyambut kedatangan tamu-tamu Rosululloh SAW.
Setelah para tamu duduk di panggung kehormatan alunan sholawat dan syair-syair dikumandangkan, para jama'ah melantunkan juga bakhan banyak dari mereka yng hafal walaupun ada juga yang tidak tahu arti apa yang mereka baca, tetapi berkat cinta mereka terhadap Rosul banyak yang meneteskan air mata seakan akan Rosul hadir dihadapan mereka. Tanpa aku sadari aku juga meneteskan air mata ingat akan dosa-dosaku, seakan-akan aku ini hina sekali dihadapan Allah dan Rosulnya. apalagi pas mahalul Qiyam terasa sekali hadirnya Ruh Rosululloh SAW.
Selesai sholawat Syaikh Hisyam memberikan tausiyahnya yang lansung disiarkan melelui internet ke seluruh penjuru dunia, oleh karena iti beliu menggunakan bahasa Arab dan Inggris dan di terjemahkan oleh murid beliau dengan bahasa Indonesia. Diantaranya tausiahnya beliau berpesan bahwa Rosululloh SAW cinta terhadap orang yang tidak hidup di zaman beliau tapi percvaya dan cinta terhadap Rosul, dan Rosul rindu kepada mereka, kemudian beliau juga mengungkapkan bahwa setetes air mata yang menetes ketiak menyebut Rosululloh SAW akan menyebabkan api neraka tidak menjilatnya. Diriwatkan ada seorang A'robi (badui) tanya sama rosul tentang kapan hari Kiamat, rosul menjawab ," apakah yang akan enkau persiapkan untuk mrnghadapinya, badui itu menjawab , " aku tidak punya bekal apa-apa kecuali aku cinta kepadamu wahai rosul," cintanya badui tadi terhadap rosul akan menyebabkan keharoman api neraka menjilatnya,
Kemudian beliau mengajak kepada jamaah untuk ingat akan 2 perkara yang agung yaitu, adanya surga dan neraka, serta untuk bersegera bertaubat kepada Alloh SWT kalau mengaku sebagai umat Muahammad dan cinta kepada beliau, bahkan beliau mengisahkan Nabi Dawud AS pernah melakukan kesalahan, kemudian beliau bertaubat kepada Alloh sampai lupa makan dan mengasingkan diri ke hutan dan bersama-sama para binatang beristighfar kepada Alloh, begitu juga Rosululloh SAW melakukan sholat amalam sampai bengkak dan keluar darah telapak kaki beliau, walaupun beliau sudah ma'sum dan diampuni dosa yang akan datang dan dosa yang dahulu.
di akhir acara Habib Syaikh mengucapkan terima kasih kepada Syaikh Hisyam dan semua pihak yang membantu terlaksananya acara tersebut, dan diakhiri dengan do'a dari Simbah Kyai Salman ( Mursyid Thoriqoh Naqsabandiyah dari Popongan Klaten), walaupun suara beliau tidak kedengaran tapi banyak jama'ah yang meneteskan air mata, itu berkat daripada keiklasan beliau dalam bermunajat kepada Allaoh swt. Kemudian do'a diteruskan oleh Habib Syaikh bin Abdul Qodir Assegaf.dan diakhiri denagn Fatihah oleh Syaikh Hisyam Al; Ka'baniy.
Langganan:
Postingan (Atom)





